main cast : – Choi Minho
– Lee Minra
genre : PG 16 (?)
MY WEDDING WITH YOU >> hari pertama-2
“Makanan sudah siap Choi Minho ~ “. Aku berteriak keras dari arah dapur, semoga saja dia bisa mendengar. Sembari menata makanan diatas meja, aku masih terpikir kejadian tadi. Ku sentuh leherku yg tadi dicium Minho, aaarrrrgggghhhhh…menjijikan ! *boong banget tuh !*
Aku berlari ke arah kamar mandi dan berkaca di wastafel.
“Ya ampun berbekas, ih~ benar-benar menjijikan”. Leherku sudah berbekas merah akibat aksi Minho tadi. Aduhhh aku jadi malu untuk keluar rumah >< *lebeh dah~*
“Hei~ kau tega melihat suami makan sendirian, kau ini sedang apa sih ? Makan !!”.
Lagi lagi berteriak ><, seperti orang tuli saja aku ini. __________(kalo udh ada tanda ini berarti ganti adegan ya , hehehe, arraseo ?!)
“Eummm..makananmu enak juga, padahal hanya sup ayam”. Komen Minho seraya menyuap sesendok nasi kemulutnya. *antara muji dan menghina*
“Aku ini memang hebat, makannya jangan meremehkanku”. Ucapku bangga ^^v
Minho hanya mengangguk tak merespon apa-apa. Aku hanya bis amengelus dada, sabar.
Selesai makan malam, kami menonton tivi di ruang tengah.
“Jangan nonton bola, pindahkan ! Aku ingin nonton drama!!”. Rujukku pada Minho yg berkuasa memegang remote. “Anio..ini lagi seru, tuh..ya..dikit lagi…ya…GOL!!!!”. Teriak Minho keras, gendang telingaku hampir akan mendekati pecah. *ribet amat*
“Ya! Minho~ ganti chanelnya”. Ucapku memelas. Minho melirikku, sepertinya dia akan iba.
“Anio~”. #pplakk Ya Tuhan hidupku merana .
“Ya~ya~Minho~”. Aku menarik-narik lengannya pelan, berharap dia akan mengganti saluran tivinya.
“Sebentar lagi, sampai iklan, ok^^”. Hahahha..tepat disaat dia berkata itu, iklan parfume mucul mengganti pertandingan bola. Yes!! Hahahaiiii
Dengan wajah rada menyesal, dia mengganti saluran tivinya. “Hu~”. Minho menggertu.
Aku menatap tivi tanpa berkedip, Kibum yg jadi pemainnya, hehe, dia idolaku . *ngeksis tah s Ki bum*
“Ya ampun..gantengnya~”. Kagumku sembari meremas tangan Minho tanpa sadar.
“Hei, sakit bodoh!”. Ha-aku tersadar lalu melepas tanganku.
Saat adegan kissing, aku jadi rada risih menontonnya, masalahnya ada Minho di sebelahku. Dan Minho mulai melirikku. Aduh~ sial amat, mending nonton bola aja !
‘“Minra-ya~”. Dia mulai mendekat. AKu hanya diam, tidak bisa bergerak.
“Minra-ya~”. Semakin dekat. Aku hanya menutup mata, pasrah. *maunya!*
Cup~ Minho menautkan bibirnya di bibirku. Aku sama sekali tak merespon. Aku masih mengatupkan bibirku, terkunci rapat untuk Choi Minho.
“Eummhh~”. Minho sepertinya mengeluh. Aku membuka mataku perlahan. Dan aku menjauh , melpaskan ciuman kami. Tapi Minho menarik tanganku dan tepat didepan wajahnya, otomatis kami berciuman lagi . –skip- anda bayangkan sendiri selanjutnya . hoho :O ___________________________
“Mianhae..itu..bibirmu berdarah”. Uajr Minho menunjuk bibir bawahku.
“Ah~benarkah?”. Masih gugup, aku berlari kekamar mandi dan melihat sudut bibirku yg sedikit berdarah. Kya~ tadi leherku , sekarang bibirku !
Aku membasuh wajahku lalu membersihkan darah yg ada disudut bibir bawahku.
Tok..tok..tok.. “Lee Minra~ kau tidak apa-apa ?”.
Ku buka pintu kamar mandi. Minho terlihat bersalah. “Mianhae Minra-ya”.
“Euh..tak apa, sudahlah..besok kau harus perform , tidurlah”.
Ujarku lalu mendorong tubuh Minho ke kamar.
“Tapi..bibirmu…itu..”.
“Shuttt..aku baik-baik saja”.
“Maaf ya, aku tadi terlalu kasar”.
“Sudahlah..tidur..nanti kau telat”.
“Minra-ya~..mianhae”.
Aku hanya mengangguk lalu menyelimutinya. “tidurlah”. Ujarku pelan.
Aku juga tidur disampingnya, aku dan Minho tidur saling membelakangi, aku malu melihat wajahnya.
“Minra..”. Minho berbalik kearahku, tempat tidur kami berdecit.
Aku ikut membalikkan badan lalu menatapnya walau sedikit malu . *lebeh ge><*
“Eum..waeyo?”.
Minho menggeleng lalu membelai lembut rambutku. Aku menatapnya dan tersenyum . Tangan Minho mulai mengelus pipiku lalu turun kebawah, tepat disudut bibirku yg terluka. “Apa sakit ?”. Tanyanya seraya mengelus luka bibirku. Aku menggeleng.
“Aku terlalu memaksa ya?”. Aku menggeleng lagi.
“Hah~sudahlah..ayo kita tidur^^, good night, Saranghaeyo Lee Minra”.
“Nado saranghaeyo Choi Minho”. Balasku pelan lalu memeluknya dan memejamkan mata.
Bagaimana ya ceritaku besok ?
*hueeee gaje kah ? hhehehehe*